Milis/Groups

Mari bergabung di milis Dinar Dirham Indonesia. Milis ini bertujuan untuk mendiskusikan masalah penggunaan dinar-dirham khususnya di Indonesia.

Milis: dinar_dirham_indonesia@yahoogroups.com
Join: dinar_dirham_indonesia-subscribe@yahoogroups.com

24 June 2008

Sistem Uang Kertas

Richard J. Greene

Alasan utama kenapa massa menghiraukan kegagalan yang disebabkan oleh sistem uang kertas, sebagaimana yg dipakai oleh AS dan seluruh dunia saat ini, adalah karena sebelum kematian mereka, mereka akan lebih diingat di kemudian hari sebagai pembawa periode kejayaan yang banyak pendukungnya, yaitu massa itu sendiri.

Cacat yang mendasar dari sistem uang kertas dapat dihitung sebagai kesalahan manusia. Saat keadaan memburuk, si buruk (pemerintah) mulai mencetak uang. Pemerintah tidak bisa dipercaya untuk tidak mencetak terlalu banyak uang bila tidak berhubungan dengan komoditi yang langka seperti emas. Seberapa banyak kah kebanyakan uang itu? Ada banyak debat tentang hal itu tapi jawaban yang lengkap adalah saat sistem sedang runtuh. Hal ini seharusnya jelas, bahkan bagi pengamat biasa bahwa kita telah sampai pada satu titik waktu di mana kesalahan yang terkecil di bidang ekonomi akan berhadapan dengan luapan kertas tambahan. Seseorang harus mengambil langkah mundur, membaca suasana dengan kepala dingin dan dapat memutuskan bahwa terlalu banyak uang telah dicetak daripada aktivitas ekonomi untuk mengimbangi penambahannya. Tulisan dari catatan seorang ekonom, Dr. Kurt Richenbacher, mencatat angka-angka pada tren yang tidak benar ini. Dalam laporan bulanannya �The Richenbacher Letter�, dia menunjukkan bahwa pada beberapa tahun yang lalu, terjadi pengambilan level utang yang meningkat lebih besar untuk menghasilkan setiap penambahan dolar dari pertumbuhan GDP. Pertama, terjadi utang $3, untuk setiap dolar dari pertumbuhan GDP, kemudian $4, $5 dan $7, terus meningkat dan meningkat. Kebijakan ini sangat berhubungan dengan inflasi dan seluruh sistem bergantung pada menjaga kepercayaan dalam dolar. Kepercayaan tersebut dibantu oleh statistik pemerintahan yang ditekan dan dimanipulasi pada poin yang menggelikan. Apakah recovery ini mempunyai sedikit kekuatan dimana kita tidak akan perlu menambah job dari sekarang? Dapatkah berarti recovery yang banyak tersebut adalah produk �one time cost cutting� (suatu saat terpotong harganya)? Massa telah dibutakan oleh kesuksesan dan kemampuan sistem ini, sejauh ini, mencegah kejadian yang tidak menyenangkan pada bagian depan ekonomi, Meskipun demikian apa harganya?

Sangat sulit untuk memutuskan secara tepat kapan system ini akan meledak, tetapi hal tersebut pasti akan terjadi. Ada batasan sejauh mana system ini dapat bertahan. Robert Prechter, dalam terbitan Februarinya, �The Elliot Wave Therorist�, memberikan contoh dari menurunkan harga sebuah mobil jaguar untuk menstimulasi pembelian dengan diskon yang tinggi, sampai kamu tidak dapat membayar seseorang untuk mendapatkan jaguar; setiap orang memiliki semua yang mereka butuhkan. Hal tersebut sama dengan uang, kredit dan The Fed. Mereka menurunkan rating dan menurunkannya lagi; Toko-toko menetapkan keuangannya dengan tidak ada uang tunai dan tidak ada pembayaran hingga Januari 2006 tiba; Perusahaan mobil menetapkan uang kembali dsb. Tuhan menolong kami ketika Januari 2006 tiba, kaum pengecer ini tidak akan dapat dibayar dengan apapun yang mirip dengan nilai dolar-dolar sebelumnya yang telah mereka tukarkan dengan barang. Akan terjadi utang dan jumlah kredit dalam jumlah besar yang belum pernah terjadi, jauh melebihi batas dari apapun yang pernah kita lihat sebelum sistem uang kertas, dan hasil akhirnya akan gagal, deflasi dan depresi. Dapat pula mempercepat penyebaran kembali kejayaan, sangat dipastikan terjadi kerusuhan sosial. Pencapaian ekstrem berdasarkan sistem uang kertas akan diabadikan lebih lama dan lebih dalam daripada yang telah saya pelajari, dan saya yakin ini disebabkan oleh fakta bahwa itu adalah konsumsi dasar, dan Joe Six Pack yang mewakili massa, telah termakan oleh bujukan kemudahan, konsumsi tanpa kerja. Dia secara total tidak berpendidikan dalam permasalahan ekonomi, mempercayai pemerintah dan secara berbahaya terlalu membiarkan keuangan tanpa perlindungan seperti Negara lain.

The Fed bukan bagian dari pemerintah US, yang kelihatannya jarang diketahui. The Fed dimiliki oleh kumpulan bank terbesar di dunia. Alan Greenspan adalah duta dari bank-bank dan seorang politikus, dan tentunya menempatkan dirinya sebagai seorang penyalah guna terbesar dari uang kertas dalam semua waktu dengan banyak cara. Dia mencabut semua titik / tempat perhentian untuk menjaga bayangan dari kredibilitas uang kertas, dan ketika sistem merusak, masih ada waktu bagi individu untuk melindungi diri mereka, tetapi mereka perlu bertindak cepat. Kami pernah melihat kemunduran yang menyeramkan pada agregat moneter sejak akhir September, meskipun penciptaan uang secara besar-besaran, asset / saham membumbung dan janji-janji untuk menjaga harga kredit di bawah harga pasar selama periode perluasan saat itu. Periode ini hanya memimpin untuk meningkatkan alokasi modal yang salah. Analis, investor dan sebagian media memegang kuat setiap perkataan Alan Greenspan ketika dia berkata secara umum. Para investor kemudian mulai keluar untuk berpengaruh dalam perdagangan, memimjam tiba-tiba untuk membeli barang-barang berharga jangka panjang. Mereka percaya bahwa pembicara ini menggelikan dalam hal profesionalisme, dan menyedihkan, berkenaan dengan Joe Six Pack, yang mempunyai sedikit kesempatan dalam mengerti bahwa dia berada dalam situasi berbahaya. Perlindungan sistem uang kertas ini telah mencapai persimpangan yang membahayakan. Tiruan global telah meningkat dari $130 Triliun menjadi $170 Triliun pada akhir tahun itu sendiri, yang mana satu tahun meningkat empat kali dari keseluruhan GDP ekonomi US. Politikus dan banker harus bertindak untuk menjaga permainan menjadi sedikit lebih lama. Tanpa memperhitungkan kemungkinan tersebut, jalan terbaik untuk melindungi saham-saham Anda, adalah melalui kepemilikan emas dan perak. Putuskan untuk diri Anda sendiri berdasarkan sejarah, langkah apa yang harus Anda ambil sekarang.

Contoh sebelum Sistem Uang Kertas, tahun 20 sebelum masehi. Kerajaan Romawi, setelah kesuksesan besar dalam pembangunan kerajaan, Augustus, menetapkan tambang mineral di Spanyol dan Perancis menjadi tambang mineral yang bekerja 24 jam sehari untuk menopang biaya-biaya yang luar biasa dari infrastuktur. Uang meningkat lebih cepat daripada produksi, meskipun demikian menciptakan inflasi. Dia berhenti kembali pada uang koin, tetapi kemudian anak tirinya menetapkan uang koin tersebut dalam dana / perbendaharaan pemerintah, yang pada akhirnya disalahgunakan oleh kaisar-kaisar yang diikuti dirinya termasuk: Caligula, Claudius dan Nero. Mereka membelanjakan uang secara boros dalam konsumsi, (Terdengar lazim bukan?) menghancurkan sebagian besar kekayaan Romawi ketika Nero mendapatkan ide untuk menurunkan harga mata uang pada tahun 64 AD (setelah masehi) dengan meletakkan kadar perak yang lebih sedikit dalam koin. Hal ini diikuti kaisar-kaisar untuk melanjutkan kebiasaannya dalam membelanjakan uang secara boros, Pembangunan yang meningkat menyebabkan kerugian besar dengan koloni-koloni Romawi, dan menyebabkan kekayaannya untuk pemerintah atau disembunyikan kekayaannya sehingga lolos dari sitaan pemerintah. Ini tidak berakhir dengan bahagia seperti yang telah kita ketahui.

910 AD - Eksperimen China dengan uang kertas. Memerlukan waktu beberapa ratus tahun lamanya. Sistem ini terbengkalai disebabkan tidak dapat diterimanya level inflasi karena produksi cetakan uang yang berlebih.

1500�s - Spanyol mengumpulkan emas dari Mexico dan dunia baru, menjadikannya Negara terkaya di dunia. Bukannya mengembangkan ekonomi mereka sendiri, mereka justru menjual kepada partner-partner perdagangan dalam jumlah pemakaian yang banyak, tidak berbeda seperti AS saat ini. Kemudian mereka berperang untuk memusnahkan pembajak (teroris?) pada sebuah barisan imperialisme ke dalam Negara-negara lain, meletakkan sedikit perbedaan antara teroris (maksud saya bajak laut) dan Negara-negara yang disinggahi mereka. konsumsi yang berlebih menghabiskan persediaan emas mereka, jadi mereka beralih membiayai perang dengan utang, membuat mereka jadi bangkrut.

1791 - Pemerintah Perancis kembali mencoba mata uang kertas dengan tangan mereka sendiri. Pemerintah menyita tanah dari para aristokrat (bangsawan) dan diterbitkan �assignats� yang harus membayarkan bunga seimbang dengan harta mereka. Tanah-tanah telah habis dilelang sebagai pengganti untuk nota-nota (uang kertas) tersebut, inflasi meningkat hingga 13.000% pada tahun 1975. Napoleon mengakhirinya dengan revolusi dan menggantikan �assignats� dengan emas Perancis, yang memulai perjalanan kemakmuran Perancis lebih dari satu abad. Pada tahun 1930-an Sosialis masuk ke Perancis dan membawa Bank of France secara penuh masuk ke dalam pemerintahan. Mereka secara cepat menghilangkan mata uang lama dan membuat Perancis dikendalikan oleh mata uang kertas. Hanya dalam waktu 12 tahun mata uang tersebut kehilangan 99% nilainya.

1953 - Argentina tertarik pada standar emas dan berhasil selama tepat 100 tahun. Bank sentral dibentuk tahun 1932, merupakan permulaan runtuhnya Argentina. Juan Peron mengambil utang pada perebutan kekuasaan tahun 1943 dan menghabiskan cadangan kekayaan karena perdagangan jatuh. Argentina melanjutkan jalannya dengan uang kertas, jatuh dari delapan bidang ekonomi terbesar menuju bekas bayangan sendiri belaka yang tidak akan sembuh dari dini.

1862 - Abraham Lincoln memberlakukan Legal Tender Act, mengijinkan pemerintah untuk mencetak uang kertas, yang didukung hanya dengan janji-janji pemerintah. Inflasi besar terjadi disebabkan praktek keluar dari kehati-hatian sampai The Fed ada tahun 1913.

1923 - Republik Weimar, setelah PD I, Jerman dilumpuhkan dari kekalahannya dalam perang, memegang tanggung jawab untuk pembayaran ganti rugi perangnya. Negara telah miskin, berdasarkan pada tidak adanya pilihan lain dan secara sederhana mencetak uang dalam jumlah yang sangat besar untuk membayar ganti rugi tersebut. Hasilnya adalah merugikan semua kelas menengah, mengambil semua nilai tabungan dan membuka jalan untuk Hitler berada di depan dari masyarakat yang marah.

Dolar US tidak memakai standar emas pada tahap:

1934 - Presiden Roosevelt menilai kembali emas dari pejabat-pejabatnya mulai harga $20,67 sampai $35 per ons dalam usaha mencetak lebih banyak uang, dengan harapan bahwa ini akan mengangkat mereka keluar dari depresi.

1944 - Bretton Woods Agreement dibuat untuk menjadikan dolar sebagai mata uang pengganti untuk emas, sejak dolar didefinisikan sebagai 1/35 dari satuan berat emas (ons), yang ditetapkan pada $35 per ons, pintu telah terbuka di seluruh dunia untuk mencetak uang; Negara luar dapat mencetak jika mereka memiliki emas dan dolar US.

1971 - Presiden Nixon menutup bursa emas, mengakhiri kemampuan mengubah dolar menjadi emas. Hal ini karena US telah mencetak terlalu banyak dolar dan berarti hidup menjadi sulit. Negara-negara luar yang dipimpin oleh Perancis mengakuinya dan mulai meminta pembayaran dalam emas, menghancurkan sistem seperti peristiwa US menguras emas dalam jumlah besar.

Lihat berapa lama mata uang kertas dapat berkembang. Antara 1948-1969 cadangan uang dunia meningkat hanya sebesar 55% dan terus melejit sampai melebihi 2000%. Melihat beberapa hubungan? juga nota setelah tindakan Nixon, emas meningkat lebih dari 25 kali selama kurang dari 10 tahun. Apakah itu mengabaikan percetakan uang (yang belum diketahui sebelumnya) yang akan dikembangkan? Pembacaan rangkuman sejarah akan menunjukkan bahwa ketika Negara tertarik menggunakan standar emas, itu merupakan permulaan periode yang sangat panjang dari keberhasilan atau perkembangan suatu Negara. Ketika Negara menggunakan mata uang kertas, itu adalah periode panjang selama 30 tahun atau lebih, dimana perkembangan negara semakin lama, bagaimanapun selama periode kemakmuran mata uang kertas, perbuatan-perbuatan yang berlebihan mulai tumbuh. Pertama, mereka menumbuhkan pada level yang ekstrim, itu merupakan waktu yang sangat berbahaya. Ketika level utang menjadi terlalu berlebihan, peningkatan jumlah dari upah produksi; keuntungan, harus dijadikan sebagai pembayar utang. Ketika pembayaran utang menggunakan semua keuntungan produksi yang pada akhirnya akan menggunakan produk itu sendiri. Hal tersebut adalah nyata orang yang melakukan kejahatan untuk menghilangkan pekerjaan-pekerjaan domestik. Sebagai pergeseran ekonomi dari produksi nyata barang-barang kepada dorongan berbagai bentuk kertas, warga negara kehilangan pekerjaan dan hidup dalam waktu yang lebih berbahaya.

Kita betangkan waktu tersebut. Grafik di atas menunjukkan bahwa setelah 20 tahun bear market gold merupakan satu-satunya bentuk uang yang dapat mempertahankan nilainya secara tetap. Dolar, salah satu yang paling kuat menurut sejarah mata uang kehilangan lebih dari 90% kekuatan pembelian tahun 2000.

Emas telah mempertahankan nilainya pada periode yang sangat panjang, tidak seperti beberapa mata uang kertas saat ini atau sebelumnya. Emas dan saham emas dapat menjadi lebih volatile daripada beberapa golongan aset, terutama pada saat mata uang kertas berada di bagian akhir perjalanannya. Emas adalah musuh dari mata uang kertas karena emas pada akhirnya menunjukkan kebenaran, penipuan dibalik mata uang kertas. Kejadian seperti itu muncul di bursa saham, emas akan berhasil menempuh serangan dari pendukung mata uang kertas, seperti mereka berpegang teguh pada kehidupan mereka yang meremukkan. Jika kamu lihat sejarah, kamu akan mengerti mana yang akan menang dan kamu harus berpindah untuk melindungi diri sendiri dari kredit dan uang kertas, bergerak ke arah nilai yang benar. MEMBELI EMAS DAN PERAK!

13 June 2008

Download: Mystery of Banking

Anda ingin lebih tahu dan paham mengenai seluk beluk perbankan, uang kertas, dan bank sentral yang sebenarnya? Silakan download ebook berikut ini

Mystery of Banking by Murray Rothbard

Yakinlah info yang Anda dapatkan dari ebook tersebut tidak akan pernah Anda dapatkan dari bangku sekolah, koran/media, pemerintah, bank sentral, maupun praktisi perbankan sendiri (bahkan mungkin sebagian besar para bankir tidak tahu sama sekali isi sistem perbankan yang mereka jalani).

Selamat belajar dan berubah.

06 June 2008

Fractional Reserve Banking dan Krisis di USA-Eropa

Terjemahan bebas dari buku "Shadow Money lender and Global Financial Tsunami by Matthias Chang, hal 159-166".

Bagian 1. Pertama-tama sekali!

Tahukah Anda bahwa dalam hukum, ketika Anda menabung di bank, Anda adalah KREDITOR (pemberi hutang) dan bank adalah DEBITOR (pengutang)? Ya, bank dalam transaksi ini, dalam hukum disebut sebagai DEBITOR. Sederhana-nya, bank meminjam uang Anda.

Tetapi Bank berkelakuan seperti Tuhan Yang Maha Kuasa! Inilah kejahatan psikologis tentang kepercayaan/amanah yang telah dilakukan oleh Bank sejak pertama kalinya diciptakan.

Kata "con" adalah singkatan dari "confidence". Dan penipu kepercayaan/amanah (confidence trickster -pent) adalah seseorang yang menyalahgunakan kepercayaan Anda padanya. Bankir, khususnya bankir investasi, adalah penipu kepercayaan/amanah yang tak tertandingi.

INGAT BAIK-BAIK KONSEP DASAR INI DALAM BENAK ANDA KARENA INI ADALAH HAL MENDASAR DALAM KONSEP "FRACTIONAL RESERVE BANKING".

Sebagai tambahan, ingatlah kutipan dari Presiden HW Bush (1992) kepada jurnalis Sarah McClendon:

Kalau rakyat Amerika tahu apa yang telah kami lakukan, kami mungkin akan dikejar2 di jalanan dan dihukum mati.


Bagian 2. Tabungan

Telah kita ketahui bahwa ketika Anda menyimpan uang di Bank, apakah itu dalam tabungan, atau deposit box, itu artinya Anda menyimpan uang kas milik Anda.

Hasil dari tabungan Anda adalah bunga yang dibayar oleh Bank dalam tingkat yang biasa dilakukan.

Cara lain untuk memahami transaksi ini (dengan cara yg benar) adalah bank meminjam uang dari Anda dan sebagai biaya sewa penggunaan uang tersebut maka bank membayar "bunga" kepada Anda.

Tabungan adalah hal yang fundamental dalam perbankan. kasarnya, jika tidak ada tabungan, maka tidak ada perbankan. Dengan bahasa sederhana dan sangat jelas, jika Anda dan semua nasabah bank berhenti menabung di bank, bank TIDAK PUNYA UANG UNTUK DIPINJAMKAN - TIDAK ADA UANG UNTUK MENCIPTAKAN HUTANG.

INGAT BAIK-BAIK KONSEP DASAR INI DALAM BENAK ANDA KARENA INI ADALAH HAL MENDASAR DALAM KONSEP "FRACTIONAL RESERVE BANKING".

Bagian 3. Fractional Reserve Banking

Menciptakan Uang dari Udara Kosong/Kehampaan.

Secara hukum, semua bank wajib menjaga/menyimpan sejumlah uang yang ditabung oleh nasabah sebagai "Reserves/Cadangan" untuk berjaga-jaga apabila ada nasabah yang mengambil uangnya. Jumlah dari cadangan tersebut adalah FRACTION/BAGIAN dari TOTAL TABUNGAN yang dimiliki nasabah. Bank Sentral dari setiap negara yang menentukan jumlah cadangan ini, misalnya 10% dari total tabungan.

Dengan demikian, jika cadangannya 10%, bank yang menerima tabungan sebesar RM (Ringgi Malaysia-pent) 1.000,- cukup menyimpan RM 100 sebagai cadangan. Bank tersebut dapat meminjamkan sisanya sebesar RM 900 kepada orang2 yang mencari pinjaman. Bank dapat melakukan hal ini, karena bank tahu bahwa dalam waktu yang bersamaan, tidak semua nasabah akan mengambil semua tabungannya.

Inilah "Fractional Reserve Banking". Bank meminjam TABUNGAN Anda dan meminjamkannya ke orang-orang yang mau berhutang untuk keperluan bisnis mereka, membayar biaya sekolah anak-anak, mebeli rumah, dll.

Silakan baca Bagian 1 kembali.

Saat Anda menabung sebesar RM 1.000 di "Bank Terpercaya", bank membayar Anda bunga, misalkan 3%. Ketika Bank meminjamkan uang Anda ke A sebesar RM900, bank mengenakan bunga misalkan 7%. Keuntungan yang diperoleh bank adalah selisih dari tingkat bunga tersebut yaitu 4%.

Nah sekarang kalikan nilai tersebut beberapa juta kali dan Anda dapat melihat berapa banyak uang yang telah digaruk bank dari tabungan Anda.


Bagian 4. Hutang dan Menciptakan Uang dari Kehampaan.

Ini adalah bagian yang paling menyenangkan dan inilah sebabnya mengapa bank menyukai HUTANG.

Misalkan uang Anda yang sejumlah RM 900 telah dipinjamkan oleh Bank kepada A (berhutang RM900), yang menggunakan uang tersebut untuk membayar B. B kemudian menyimpan/menabung uang tersebut (RM900) ke bank yang sama ("Bank Terpercaya") atau ke "Bank Kuat".

Dengan menggunakan prinsip cadangan sebagian (fractional reserve) tadi, sejumlah RM 90 akan disimpan sebagai cadangan. Jika B menabung di "Bank Terpercaya", maka bank tsb dapat meminjamkan lagi uang senilai RM 810 kepada C. Sebaliknya, jika B menabung di "Bank Kuat", maka "Bank Kuat" dapat meminjamkan RM 810 kepada nasabahnya.

Silakan ambil sepotong kertas, dan perlahan-lahan hitunglah setiap kali uang dipinjamkan ke peminjam.

Anda segera akan menemukan bahwa uang Anda yang asalnya RM 900 telah membesar berlipatganda menjadi pinjaman senilai ribuan ringgit kepada berbagai peminjam dalam bank yang berbeda.

Dan itu baru uang Anda sebesar RM 900. Berhenti sejenak dan berfikirlah. Uang sebesar RM 900 adalah sesuatu yang nyata. Kemudian, dengan menggunakan sihir Fractional Reserve Banking, uang yang sama menjelma menjadi ribuan melalui ribuan hutang.


Bagian 5 - Lebih Banyak Hutang, Lebih Banyak Uang yang Dapat Diciptakan.

Sesuai contoh dalam Bagian 4, ketika ada tabungan yang berlimpah, bank memiliki uang lebih banyak untuk dipinjamkan.

Tetapi bank, khususnya bank di USA dan Eropa, tidak puas dengan keuntungan ini. Mereka ungin keuntungan yang jauh lebih banyak.
Maka mereka menciptakan cara baru untuk menciptakan uang selain cara tradisional yang disebutkan sebelumnya.

Cara paling efisien dan mematikan adalah MENCIPTAKAN HUTANG.

Cerita tentang "Joe Six-Packs".

Joe adalah seorang pekerja yang setelah bekerja selama 10 tahun, membeli sebuah rumah seharga US$100.000 dan telah bekerja keras untuk membayar cicilan rumah dengan periode 15 tahun.

Sepanjang periode cicilan tersebut, harga rumahnya naik dan sekarang bernilai $US160.000.

Temannya, seorang Bankir, menggunakan promosi licik dan "layanan pribadi" membujuk Joe untuk mengambil "pinjaman konsumtif" sebesar US$50.000 untuk merenovasi rumahnya dan membeli mobil ke-2 untuk istrinya. Keraguannya hilang saat manajer bank berkata bahwa rumahnya memiliki nilai $US160.000 dan nilai kekayaannya dalam rumah tersebut lebih dari sebagai jaminan pinjaman. Bunga pinjaman cukup rendah, pada tingkat yang menggoda sebesar 2% dan baru setelah tahun ke-3 tingkat bunganya disesuaikan ke tingkat yang lebih tinggi yaitu 4%. Joe diyakinkan bahwa gajinya cukup untuk membayar cicilan pinjaman tersebut.

[Lihat lagi Bagian 4. sekarang hitung bagaimana pinjaman sebesar $50.000 ini dengan efek bola salju berlipatganda menjadi ribuan pinjaman]

Kemudian bankir tersebut, mendekati Joe kembali dengan promosi licik meyakinkannya bahwa status kekayaannya sangat bagus sehingga dia berhak memperoleh kartu kredit, dengan batasan kredit $US30.000 yang dapat dia gunakan untuk liburan dan membeli cincin berlian untuk istrinya tercinta. Kenapa tidak! Masih ada sisa kekayaan pada rumahnya yang cukup untuk menjamin pinjaman tersebut.

Segera beberapa waktu kemudian, Joe menyadari bahwa gajinya tidak mencukupi untuk membayar cicilan pinjaman dan pelunasan tagihan kartu kredit. Seperti menyiram bensin ke api, semenjak Desember 2006, harga rumah turun dan rumahnya yang tadi dihargai $US160.000 sekarang dihargai $US120.000 dan terus turun.

Bank telah memberikan peringatan tentang penyitaan barang jaminan apabila pinjaman tidak dapat dibayar dan dinyatakan bangkrut.

Mimpi buruk Joe baru saja dimulai...

Kalikan skenario di atas beberapa juta kali dan Anda akan dapat membayangkan kekacauan dalam perumahan di USA dan sepanjang Eropa.


Bagian 6. Tidak ada Tabungan, Hutang Bertumpuk.

Selama bertahun-tahun, US memiliki tabungan negatif. Karena tidak ada tabungan (simpanan di bank), maka uang Bank untuk dipinjamkan berkurang.

Mereka menggunakan penciptaan hutang di atas sebagai penolong untuk mendapatkan keuntungan jahat.

Hutang-hutang ini dijamin dengan barang jaminan seperti skenario Joe di atas. Pinjaman dan barang jaminan ini kemudian dikemas bersama dan dipasarkan melalui SIV, CDO, CLO, ABCP dll kepada investor, hedge fund, dan sejenisnya. Kemudian, dibagi-bagi lagi sedemikian rupa sehingga semua pihak kehilangan jejak terhadap jaminan awal atau harga aslinya. Hal ini mencapai tingkatan dimana disadari bahwa "surat hutang" tersebut hanyalah selembar kertas, kurang terjamin, bahkan tidak terjamin sama sekali.

Ketika Joe dan jutaan peminjam lainnya bangkrut, dan dengan turunnya harga rumah, bank menyadari bahwa mereka memiliki aset yang tidak cukup untuk melindungi keadaan mereka, lebih buruk lagi tidak ada pembeli untuk membeli aset mereka.


Bagian 7. Masalahnya bukanlah Kekurangan Likuiditas

Masalah yang dihadapi oleh bank-bank dan Bank Sentral bukanlah kurangnya likuiditas.

Masalah fundamental dan kenapa krisis tidak dapat diperbaiki adalah:

PARA PEMINJAM TELAH BANGKRUT.

ASET ATAU JAMINAN TIDAK CUKUP UNTUK MENUTUPI KERUGIAN BANK.

TIDAK ADA TABUNGAN, JADI PENCIPTAAN UANG MELALUI JALUR INI TIDAK DAPAT DILAKUKAN.

TIDAK ADA HUTANG YANG DAPAT DIBUAT KARENA HARGA BARANG JAMINAN JATUH DENGAN CEPAT.

PINJAMAN JELEK HARUS DIPUTIHKAN

KEWAJIBAN TELAH MELAMPAUI ASET BANK. OLEH KARENA ITU BANK JUGA BANGKRUT

KEMUDIAN, JUMLAH CADANGAN YANG DIGUNAKAN UNTUK DIAMBIL OLEH PEMILIK TABUNGAN TIDAK MENCUKUPI.

DARI HAL INI, KEYAKINAN BAHWA TIDAK ADA KRISI BANK ADALAH UNTUK MENCEGAH "BANK RUN", SEPERTI YANG TERJADI DI U.K.

UANG KERTAS YANG DIPOMPA OLEH THE FED DAN BANK-BANK SENTRAL DI EROPA TIDAK MEMILIKI EFEK KARENA NILAI KEWAJIBAN YANG DIMILIKI BANK ADALAH TRILIUN-AN ($US), SEDANGKAN NILAI ASET HANYALAH BEBERAPA RATUS MILYAR ($US). KEWAJIBAN MELAMPAUI ASET.

TIDAK ADA LAGI HUTANG YANG DAPAT DIBUAT KARENA JUTAAN ORANG SEPERTI JOE TIDAK DAPAT MEMINJAM LAGI (WALAUPUN MEREKA INGIN) KARENA MEREKA TIDAK PUNYA KEKAYAAN SEBAGAI JAMINAN DAN TIDAK PUNYA TABUNGAN UNTUK MEMBAYAR HUTANG LAMA DAN BARU.

DALAM SATU KATA:

BANGKRUT.

USA TELAH BANGKRUT.

BANK-BANK DI USA TELAH BANGKRUT.

BANK-BANK DI EROPA TELAH BANGKRUT.


Inilah alasan utama kenapa pada 12 Desember 2007, The Fed, ECB, adn Bank sentral kunci di Eropa bersama-masa menyuntikkan US$ 65 MILYAR ke dalam perbankan global. Satu-satunya hal yang sama terjadi adalah pada 11 September 2001.

Sampai 12 Desember 2007, The FED dan ECB telah memompakan uang sebesar US$500 milyar (setengah trilyun) dan tidak ada pengaruh yang nampak terhadap krisis. pada 12 Desember 2007, usaha bersama the FED, ECB, dan Bank Sentral Erropa lainnya memompa US$65 milyar bersama dengan pengurangan 25 basis poin rate The Fed Fund dan The Fed Discount sedikit pun tidak berpengaruh. Justru hal sebaliknya terjadi. Krisis semakin parah.

Inilah pertanda yang sangat jelas bahwa hari perhitungan akan segera datang (global financial tsunami-pent). Kencangkan ikat pinggang Anda. Akan ada badai di 2008.